Pemerintah Perkuat Pertahanan Nasional Melalui Transformasi Digital di Wilayah 3T

- Kamis, 12 Februari 2026 | 09:50 WIB
Pemerintah Perkuat Pertahanan Nasional Melalui Transformasi Digital di Wilayah 3T

Membangun Ekosistem Pertahanan Siber

Transformasi ini juga menyentuh aspek yang lebih luas, yaitu membangun ketahanan di era peperangan siber. Menciptakan ekosistem penelitian dan pengembangan (litbang) yang kolaboratif dianggap sebagai kunci untuk menghadapi tantangan modern.

Kepala Badan Pengembangan Kebijakan dan Teknologi Pertahanan Kemenhan, Ignatius Eko Djoko Purwanto, menyoroti pentingnya momentum ini. "Kami berharap momen ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem litbang pertahanan yang kolaboratif, strategis, dan berorientasi pada hasil nyata bagi kekuatan TNI dan negara," ungkapnya, Rabu (11/2).

Sinergi dan Apresiasi untuk Para Penggerak

Digitalisasi pada akhirnya membuka ruang sinergi yang lebih erat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Konektivitas memungkinkan aliran informasi yang lancar, mendorong partisipasi publik dalam menjaga stabilitas lingkungannya. Dalam konteks inilah, peran pos-pos pertahanan dan berbagai pihak di lapangan yang gigih memanfaatkan teknologi verdapat apresiasi.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi tersebut, sebuah ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 digelar untuk mencari individu, komunitas, dan lembaga yang berkontribusi nyata, termasuk dalam kategori "Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital". Periode pengajuan nominasi berlangsung dari 15 November 2025 hingga 28 Februari 2026 melalui mekanisme daring.

Total terdapat 13 kategori penghargaan yang mencakup berbagai aspek pendorong digitalisasi, seperti pemerintahan daerah, UMKM, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pegiat literasi digital di desa. Ajang ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak lagi inovasi untuk memperkuat infrastruktur dan keterampilan digital hingga ke pelosok negeri.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar