Di sektor kesehatan, pemulihan layanan dasar juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan bahwa dari total 1.265 puskesmas di tiga provinsi terdampak, sebanyak 867 unit sempat berhenti beroperasi di puncak bencana.
"Dan begitu kita mulai revitalisasi 1 Desember, yang benar-benar tidak bisa beroperasi karena penuh lumpur, ada yang selutut, ada yang sebetis, ada yang sedada, itu 152," jelas Budi.
Dengan kata lain, sebanyak 414 puskesmas telah kembali berfungsi. Sisanya, 152 unit, masih dalam proses rehabilitasi intensif akibat kerusakan dan puing lumpur yang parah.
Jumlah Pengungsi Menyusut Signifikan
Kabar menggembirakan datang dari data pengungsian. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan penurunan drastis jumlah warga yang masih mengungsi. Dari puncaknya yang mencapai lebih dari 1 juta jiwa pada awal Desember 2025, kini tersisa sekitar 47.462 orang per 7 Februari 2026.
"Jumlah pengungsi ini terjadi penurunan yang cukup signifikan," ungkap Suharyanto.
Sebagian besar pengungsi yang tersisa terkonsentrasi di Aceh (38.276 jiwa), diikuti Sumatera Utara (7.341 jiwa), dan Sumatera Barat (1.845 jiwa). Pemerintah memprioritaskan relokasi mereka yang masih tinggal di tenda ke hunian sementara (huntara) agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Sebelas Wilayah Masih Jadi Perhatian Khusus
Meski kondisi umum membaik, pemulihan di beberapa daerah dinilai masih memerlukan atensi khusus. Terdapat sebelas kabupaten yang masuk dalam daftar prioritas lanjutan, tersebar di Sumatera Barat (Kabupaten Padang Pariaman dan Agam), Sumatera Utara (Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah), serta Aceh (tujuh kabupaten termasuk Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara).
Pemantauan dan intervensi yang terfokus akan terus dilakukan di wilayah-wilayah ini untuk memastikan proses pemulihan berjalan merata dan tuntas, mengembalikan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Artikel Terkait
Mantan Danjen Kopassus Gugat Polda Metro Jaya Soal Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026