BPJPH: 2.340 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Telah Bersertifikat Halal

- Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50 WIB
BPJPH: 2.340 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Telah Bersertifikat Halal

MURIANETWORK.COM - Sebanyak 2.340 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi mengantongi sertifikat halal. Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya percepatan sertifikasi yang digalakkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), guna memastikan makanan yang disalurkan dalam program nasional ini tidak hanya bergizi, tetapi juga memenuhi standar kehalalan yang dijamin negara.

Strategi Percepatan Sertifikasi

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa langkah percepatan ini bersifat strategis dan terencana. Fokusnya adalah memastikan jaminan halal terintegrasi dalam setiap tahapan program MBG, bukan sekadar sebagai prasyarat administratif belaka.

“Saat ini data Sihalal mencatat sebanyak 2.340 SPPG telah bersertifikat halal. Dan jumlah ini tentu saja terus bertambah seiring percepatan, karena yang lainnya juga sedang berproses mengurus sertifikasi halal,” jelas Haikal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/2/2026).

Peran Krusial Penyelia Halal di Lapangan

Strategi utama yang dijalankan adalah dengan menempatkan seorang Penyelia Halal di setiap unit dapur SPPG. Para penyelia ini, yang kebanyakan adalah kepala dapur yang telah dilatih khusus, bertanggung jawab penuh atas proses produksi yang sesuai standar jaminan produk halal.

“Kita sedang mengakselerasi sertifikasi halal dapur SPPG. Jadi di setiap SPPG ada Penyelia Halal yang bertanggung jawab atas proses produk halal, yang harus memenuhi standar jaminan produk halal sesuai ketentuan,” lanjut Babe Haikal, sapaan akrabnya.

Hingga saat ini, pelatihan intensif telah menghasilkan lebih dari 3.198 Penyelia Halal yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan mereka dianggap sebagai ujung tombak dalam menjaga konsistensi dan akuntabilitas di lapangan.

“Mereka adalah kepanjangan tangan kita. Jika ada hal yang tidak memenuhi standar di lapangan terkait bahan dan proses produksi, maka mereka bisa segera ambil tindakan. Dan kami akan melihat ini (melakukan pengawasan) secara berkelanjutan,” tegasnya.

Membangun Sistem yang Transparan dan Terpercaya

Dengan adanya Penyelia Halal di setiap titik produksi, prinsip transparansi, keterlacakan, dan kepercayaan dapat diterapkan secara menyeluruh. Sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap porsi makanan yang sampai kepada anak-anak Indonesia benar-benar terjaga keamanan, kandungan gizinya, serta kehalalannya.

Babe Haikal menekankan bahwa rantai pasok MBG sangat panjang, sehingga sertifikasi halal menjadi pondasi kritis untuk menjaga mutu dari hulu ke hilir.

“Sejak awal kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan BGN untuk memastikan setiap dapur MBG memenuhi ketentuan jaminan produk halal. Selain melaksanakan amanat Undang-Undang, upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menempatkan aspek halal sebagai prioritas,” pungkasnya.

Upaya BPJPH ini tidak berhenti pada pemberian sertifikat. Pembinaan berkelanjutan terhadap pelaku usaha dan pengawasan teknis tetap menjadi prioritas, dengan tujuan agar implementasi jaminan halal berjalan konsisten dalam praktik operasional sehari-hari, demi melayani generasi bangsa dengan sebaik-baiknya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar