Optimisme Souza salah satunya bertumpu pada kedatangan tujuh pemain baru di bursa transfer paruh musim. Persija melakukan perombakan skuat yang cukup signifikan, mendatangkan empat pemain lokal dan tiga pemain asing untuk memperdalam kualitas tim.
Keempat pemain lokal tersebut adalah bek kanan Fajar Fathurrahman (eks Borneo FC), bek kiri Shayne Pattynama (eks Bangkok United), penyerang Mauro Zijlstra (eks FC Volendam), dan kiper Cyrus Margono (eks FC Dukagjini). Sementara tiga pemain asing yang direkrut adalah penyerang Alaeddin Ajaraie (status pinjaman dari NorthEast United FC), bek tengah Paulo Ricardo (eks Kuopion Palloseura), dan gelandang Jean Mota (eks Vila Nova FC).
Tantangan Integrasi Pemain
Meski memiliki materi pemain baru yang diharapkan dapat memberikan dampak positif, Souza menyadari bahwa proses adaptasi membutuhkan waktu. Timnya tidak hanya mendapat tambahan, tetapi juga kehilangan sejumlah pilar, yang membuat proses integrasi menjadi tantangan tersendiri di tengah ketatnya jadwal kompetisi.
"Fokus saya sekarang adalah mematangkan pemain baru. Kami kehilangan 8 pemain dan saat lawan Arema 3 pemain masih absen. Mauro contohnya, baru berlatih sekali dengan kami," tambahnya, menjelaskan kondisi riil yang dihadapi di lapangan.
Langkah Persija ke depan akan sangat bergantung pada seberapa cepat sang pelatih mampu menyatukan timnya. Setiap pertandingan sisa kini berubah menjadi final kecil yang menentukan nasib akhir mereka musim ini.
Artikel Terkait
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati