Di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu lalu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberi kabar terbaru. Presiden Prabowo Subianto rencananya akan terbang ke Amerika Serikat tak lama lagi. Agenda utamanya: menghadiri rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS Donald Trump.
Namun begitu, bukan cuma urusan perdamaian yang dibawa. Airlangga menyebut, dalam kunjungan yang berlangsung sekitar tanggal 19 Februari itu, juga akan ada penandatanganan kesepakatan tarif impor dengan AS.
"Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19 (Februari) dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART, Agreement on Reciprocal Tariff," jelas Airlangga kepada para wartawan yang menunggu.
Soal angka tarif baru yang disepakati? Airlangga memilih tak mau bicara. Ia bilang, lebih baik tunggu pengumuman resmi nanti. "Kan kita sudah turun dari (tarif) 32 ke 19, kemudian ada hal-hal lain yang juga akan kita tunggu sampai semuanya 100 persen selesai. Terima kasih," ucapnya singkat, mengakhiri penjelasan.
Sebenarnya, kabar kehadiran Prabowo di forum itu sudah sempat diungkap Kemlu. Juru bicaranya, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, sebelumnya telah mengonfirmasi undangan yang diterima pemerintah.
"Dapat kami infokan bahwa sebagaimana disampaikan Pak Menlu, pemerintah telah menerima undangan rapat perdana Board of Peace, dan Presiden Prabowo Subianto akan hadir," kata Nabyl.
Menurutnya, kehadiran presiden ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah penegasan komitmen Indonesia untuk terlibat aktif sejak awal ikut menentukan arah dan kerja dewan tersebut.
"Indonesia akan menggunakan Board of Peace untuk memperjuangkan perlindungan warga sipil, mendorong pemulihan dan rekonstruksi Gaza, serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina berdasarkan solusi dua negara," tutur Nabyl tegas.
Jadi, dalam satu perjalanan, dua misi besar diemban: diplomasi perdamaian dan negosiasi ekonomi. Semuanya ditunggu hasil konkretnya.
Artikel Terkait
BPJPH: 2.340 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Telah Bersertifikat Halal
Polisi Tangkap Pasangan Terkait Penelantaran Bayi di Bekasi, Terancam 7 Tahun Penjara
Pasangan di Bekasi Selatan Ditangkap Usai Menelantarkan Bayi yang Baru Lahir di Apartemen
Menteri KKP Bantah Pencairan Dana Kapal, Sebut Sumbernya Pinjaman Luar Negeri