22 Taruna STIK Lakukan Trauma Healing Tiga Minggu bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

- Rabu, 11 Februari 2026 | 11:25 WIB
22 Taruna STIK Lakukan Trauma Healing Tiga Minggu bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

Di Aceh Utara, suasana yang masih menyisakan duka pasca bencana sedikit terpecah oleh kedatangan sekelompok pemuda berseragam. Mereka adalah 22 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83, yang turun langsung ke lapangan bukan untuk berpatroli, melainkan untuk mengulurkan tangan. Misi mereka jelas: memberikan pendampingan dan trauma healing bagi para penyintas.

Rombongan yang tergabung dalam kelompok Sindikat 8 ini akan menghabiskan waktu tiga minggu penuh di sana. Di bawah koordinasi Kombes Pol Didit Bambang Wibowo S., mereka melepas sejenak rutinitas kelas untuk berhadapan dengan realitas sosial yang sesungguhnya.

“Ini lebih dari sekadar tugas kuliah,” ujar seorang mahasiswa, menggambarkan semangat rekan-rekannya.

Program yang mereka jalankan memang bernama Pengabdian Masyarakat atau Dianmas. Tapi jangan salah, ini bukan cuma prasyarat akademis belaka. Lebih dalam dari itu, program ini dirancang sebagai instrumen penting untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan calon perwira Polri. Intinya, mereka ditempa di lapangan, bukan cuma di ruang kuliah.

Fokus kegiatannya sendiri berpusat pada agenda kemanusiaan. Mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga pendampingan psikososial. Tujuannya satu: membantu pemulihan psikis warga yang masih trauma.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar