Dengan tenang, sang kakek menerimanya.
“Saya mohon maaf ya semuanya, keikhlasan hati, itu yang saya minta,” jawab Candra.
Seorang warga yang hadir seakan ingin memastikan. “Ikhlas ini (minta maafnya)?” tanyanya. Meidana pun membalas dengan anggukan kepala, menegaskan kesungguhannya.
Nuansa kekeluargaan pun terasa. Candra menutup pertemuan dengan pesan bijak. “Kita namanya sebangsa dan setanah air jangan saling mendendam,” ujarnya. “Jadi istilahnya, jangan sekali lagi.”
Begitulah akhirnya sebuah kasus yang ramai di dunia maya diselesaikan secara tatap muka. Lewat mediasi, permintaan maaf yang tulus akhirnya bisa mengakhiri polemik, setidaknya untuk sementara.
Artikel Terkait
Iran Tangkap Jaringan Mossad, Bocoran Data Diduga Picu Kematian Warga Sipil
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana
Jadwal Salat dan Imsakiyah Surabaya, 29 Maret 2026
Pertamina Catat Lonjakan Konsumsi BBM Berkualitas Jelang Mudik Lebaran 2026