Sebelumnya, Kemhan sudah mengirimkan permintaan resmi ke 49 kementerian dan lembaga negara. Mereka diminta untuk mengajukan nama-nama calon peserta. Namun begitu, nama yang masuk nantinya tak serta merta langsung lolos. Akan ada proses seleksi lebih dulu untuk memastikan kesiapan para calon.
Durasi pelatihannya sendiri relatif singkat, sekitar dua bulan. Donny meyakinkan bahwa program ini dirancang agar tidak mengganggu tugas utama para ASN.
"Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka. Cuma dua bulan dapat pelatihan, setelah itu ya kembali kerja seperti biasa. Jadi seharusnya tidak ada konflik atau halangan yang berarti," tuturnya lagi.
Wacana ini sebenarnya sudah disinggung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin akhir Januari lalu. Saat itu, dia menyebut pelatihan dasar militer akan diberikan kepada ASN di Jakarta yang berusia antara 18 hingga 35 tahun. Kini, rencana itu semakin konkret dan tinggal menunggu waktu eksekusi.
Artikel Terkait
Gus Salam Desak Negara Kuasai SDA Strategis dan NU Segera Berbenah
Surabaya Gelar Festival Industri dan Tenaga Kerja untuk Dongkrak Ekspor dan Serap Pengangguran
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga Empat Meter, Berlaku hingga 1 April
Rano Karno Ungkap Rencana Revitalisasi Anjungan DKI Jakarta di TMII