MURIANETWORK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dengan memeriksa pejabat teknis terkait. Pemeriksaan terhadap Reza Maullana Maghribi, yang pernah menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Timur periode 2021-2022, difokuskan pada aliran dana dan keterkaitan proyek dengan tersangka lain, yakni Bupati Pati nonaktif Sudewo.
Fokus Pemeriksaan pada Aliran Dana Proyek
Pemeriksaan saksi kunci ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk merunut alur keuangan yang mencurigakan. KPK secara khusus menyoroti sejumlah proyek di wilayah Jawa Timur yang diduga berkaitan dengan Sudewo, termasuk dugaan adanya fee atau sejumlah uang yang mengalir kepada mantan bupati tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026), memperjelas arah penyelidikan. "Saksi didalami berkaitan dengan plotting proyek-proyek yang berkaitan dengan Saudara SDW, khususnya untuk proyek-proyek di DJKA wilayah Jawa Timur," tuturnya.
"Termasuk juga didalami berkaitan dengan dugaan fee proyek yang mengalir kepada Saudara SDW," lanjut Budi Prasetyo.
Artikel Terkait
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Beroperasi di Delapan Titik Hari Ini
Rano Karno Gulirkan Wacana Pemutaran Film Edukatif di Planetarium Jakarta