Namun begitu, Pratikno menegaskan satu hal penting. Selama bulan Ramadhan nanti, kegiatan belajar mengajar tetap jalan. Tidak berhenti.
“Selama bulan Ramadhan itu memang prinsipnya kan begini. Selama bulan Ramadhan itu ada pembelajaran di kelas, ada pembelajaran di luar kelas,” terangnya.
Model pembelajarannya jadi lebih fleksibel. Bagi siswa muslim, aktivitas keagamaan seperti mengikuti pengajian atau tadarus bisa dianggap sebagai bagian dari proses belajar. Pola semacam ini sebenarnya sudah diterapkan tahun lalu, jadi bukan hal yang baru.
“Jadi itu seperti yang kita lakukan pada tahun lalu,” katanya.
Lalu bagaimana dengan libur panjang untuk Idul Fitri? Untuk hal yang satu ini, Pratikno menyatakan akan dibahas terpisah. “Sedangkan untuk menjelang Idul Fitri akan kita bahas secara terpisah,” bebernya. Jadi, untuk saat ini fokusnya adalah persiapan menyambut Ramadhan.
Artikel Terkait
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera untuk Final FIFA Series 2026
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Penghormatan Militer di Kalibata