Lebih dari dua belas bulan sudah bencana banjir melanda Aceh. Tapi, bagi warga di tiga belas desa, gelapnya malam masih jadi kenyataan pahit yang mereka jalani. Wakil Gubernur Aceh, Dek Fadh, mengungkapkan fakta itu dalam sebuah pertemuan dengan pimpinan MPR RI di Kantor Gubernur, Selasa lalu.
“Kemudian pelayanan kelistrikan,” ujarnya. “Kami habis rapat dengan Bupati dan Walikota. Masih ada 13 desa, Pak, semenjak bencana sampai hari ini, listriknya belum nyala.”
Menurut Dek Fadh, persoalan utamanya terletak pada medan yang sulit dan akses yang terputus total. Namun begitu, ada titik terang. PLN sudah berkomitmen untuk mengirimkan genset sebagai solusi sementara.
“Komitmen PLN, mereka akan kirim genset dulu supaya bisa hidup. Medannya memang terputus, Pak. Dengan diturunkan genset, setidaknya mereka dapat hak yang sama dengan masyarakat lain,” jelasnya.
Angka dampak bencananya sendiri sungguh masif. Tak main-main, 203 kecamatan dan lebih dari tiga ribu desa terdampak. Itu melibatkan sekitar 678 ribu kepala keluarga atau setara dengan 2,5 juta jiwa. Bayangkan saja betapa luasnya.
Artikel Terkait
Cemburu Pacar, Pria 80 Tahun Dibunuh dan Dibuang ke Sungai Citanduy
Harga RAM DDR4 Melonjak Hampir 9 Kali Lipat, Produsen Beralih Fokus ke Memori AI
Menteri Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global
Satu Tewas dalam Tabrakan Dua Motor di Jalur Mancak-Anyer