Dengan membayar tiket sebesar Rp 100.000, pengunjung tidak hanya mendapat kesempatan untuk merasakan serunya arung jeram. Paket tersebut juga sudah termasuk perlengkapan pelindung diri standar internasional, asuransi, serta pendampingan dari pemandu yang profesional. Layanan penjemputan dari berbagai titik di Jembrana turut disediakan untuk memudahkan akses wisatawan.
Dukungan Pemerintah dan Potensi Wisata Alam
Potensi Sungai Gelar sebagai penyangga ekonomi masyarakat lokal telah mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengapresiasi upaya pengembangan wisata berbasis alam ini. Menurutnya, selain arusnya yang menantang, keindahan alam di sepanjang sungai menjadi nilai tambah yang kuat.
“Banyak potensi wisata alam ramah lingkungan di Jembrana, yang bisa dikembangkan pihak swasta bersama warga lokal,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberdayakan komunitas lokal. Keberadaan arung jeram Sungai Gelar ini diharapkan dapat menjadi alternatif wisata yang memperkaya pilihan para pelancong di Pulau Dewata.
Artikel Terkait
PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
Timnas Indonesia Buka Era Herdman dengan Laga Perdana FIFA Series di GBK
Ayah di Tuban Babak Belur Dianiaya Anak Kandung Gara-gara Uang Rokok Rp20 Ribu
Menteri Perdagangan Pastikan Diversifikasi Sumber Impor Pupuk untuk Jaga Stabilitas Pasokan