Jakarta – Lagi-lagi, sistem perpajakan Coretax jadi sorotan. Kali ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap persoalan yang cukup mengejutkan. Ternyata, ada vendor yang kinerjanya lambat dan sudah dihentikan, diam-diam dipakai lagi. Entah bagaimana caranya.
Purbaya tak menyembunyikan keheranannya. “Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhentiin karena lelet service-nya, dimasukin lagi diam-diam,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat lalu.
Suaranya terdengar kesal. Masalahnya, hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan kementeriannya.
Di sisi lain, menteri ini juga mengakui desain awal Coretax punya masalah fundamental. Sistem itu, menurutnya, kurang ramah pengguna. Alih-alih langsung terhubung dengan masyarakat untuk mempermudah, justru dibuat berbelit. Ada lapisan aplikasi tambahan yang disisipkan.
“Harusnya langsung interface dengan masyarakat biar gampang, tapi dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi sendiri,” jelas Purbaya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Setuju Efisiensi Program Makan Bergizi, Kualitas Dijamin Tak Turun
Kuasa Hukum Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas Soal Tahanan Rumah Yaqut
Mentan: Stok Beras Nasional Aman untuk 324 Hari ke Depan
Komnas HAM: Pemulihan Korban Penyiran Air Keras Andrie Yunus Bisa Capai Dua Tahun