Bareskrim Ungkap 249 WNI Jadi Korban Penipuan Kerja Online di Kamboja

- Selasa, 10 Februari 2026 | 08:10 WIB
Bareskrim Ungkap 249 WNI Jadi Korban Penipuan Kerja Online di Kamboja

"Tapi, beberapa dari mereka sama sekali belum menerima gaji itu. Kalau pun dibayar, dilakukan secara tunai oleh perusahaan," jelas Nurul Azizah.

Kehidupan mereka serba terbatas. Meski dapat tempat tinggal dan makan, mereka tidak diizinkan keluar dari gedung tempat tinggal dan bekerja. Lokasinya dijaga ketat, mirip seperti dalam kurungan.

Mereka umumnya sudah bekerja dalam kurun waktu 2 bulan hingga satu setengah tahun. Saat ini, kondisi 249 WNI tersebut sudah sehat dan telah kembali ke Indonesia. Tiga di antaranya bahkan bersedia melapor ke Polda Sumut untuk mengungkap kasus ini lebih jauh.

Namun begitu, proses pemulangan ini tidak mudah. Banyak dari mereka pulang tanpa bukti pendukung sama sekali. HP dan dokumen perjalanan mereka disita. Dari data yang ada, 91 orang berasal dari Myawaddy, Myanmar, yang dievakuasi sejak November dan Desember 2025. Sementara 36 orang lainnya berasal dari Phnom Penh, Kamboja, yang baru dipulangkan pada Januari 2026.

Informasi lengkap seputar kasus ini bisa disimak dalam program detikPagi edisi Selasa (10/2/2026). Acara ini tayang live setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB. Selain menyimak, pemirsa juga bisa berinteraksi dan mengajukan pertanyaan langsung melalui live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar