MURIANETWORK.COM - Sebuah truk mengalami mogok di ruas jalan sekitar Pesing, Jakarta Barat, menuju Cengkareng pada Senin (9/2/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan kemacetan dan arus lalu lintas tersendat di lokasi kejadian. Petugas dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan dan penderekan kendaraan bermasalah tersebut.
Lokasi Kejadian dan Dampak Lalu Lintas
Truk dengan nomor polisi B 9252 BPA itu mengalami gangguan mesin di jalur kiri jalan. Kehadirannya yang tiba-tiba langsung memengaruhi kelancaran arus kendaraan. Kendaraan yang melintas di belakangnya pun terpaksa melambat, menciptakan antrean yang merambat ke belakang. Cuaca yang hujan pada pukul 08.52 WIB saat kejadian dilaporkan turut menambah kondisi jalan yang perlu diwaspadai pengendara.
Meski satu jalur terblokir, pengendara lain masih bisa menggunakan jalur lainnya untuk tetap melaju, meski dengan kecepatan yang jauh berkurang.
Penanganan oleh Petugas
Upaya penanganan telah dilakukan dengan sigap. Petugas lapangan segera tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengurai kemacetan. Saat ini, proses perbaikan dan persiapan penderekan truk tengah berlangsung untuk segera mengosongkan jalan.
Melalui akun media sosial resminya, TMC Polda Metro Jaya memberikan konfirmasi langsung mengenai insiden ini. "Truk gangguan mesin nopol B 9252 BPA di sekitar Pesing Jakbar arah Cengkareng," tulis mereka dalam keterangan persnya.
Informasi real-time seperti ini menjadi krusial bagi pengendara yang hendak melintasi wilayah tersebut, memungkinkan mereka untuk mencari alternatif rute lain guna menghindari titik kemacetan. Kejadian mogoknya kendaraan berat di ruas jalan utama seperti ini kerap menjadi penyebab kemacetan mendadak, terutama di jam-jam sibuk.
Artikel Terkait
Menteri Luar Negeri Iran Tegaskan Diplomasi Tetap Prioritas Utama di Tengah Kesiapan Tempur
KPK Perpanjang Penahanan Bupati Pati Nonaktif dan Tiga Kades 40 Hari
Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel Diduga Cemari Kali Angke
Pemkab Nunukan Ajukan Pemberhentian Kepala Sekolah ke BKN Usai Dugaan Penganiayaan