BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa S2 dan S3 Berbasis Riset, Tutup 27 Maret 2026

- Minggu, 08 Februari 2026 | 20:00 WIB
BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa S2 dan S3 Berbasis Riset, Tutup 27 Maret 2026

Figur co-promotor atau pembimbing pendamping dari BRIN juga punya kriteria ketat. Mereka harus bergelar doktor (S3), memiliki kesesuaian bidang keahlian dengan penelitian peserta, dan punya publikasi internasional dalam 10 tahun terakhir. Tak main-main, H-Index minimal yang disyaratkan adalah 3.

Berkas-berkas yang Perlu Disiapkan

Dokumen pendaftaran lumayan lengkap. Mulai dari bukti kelulusan seleksi kampus (LoA), segudang surat rekomendasi dan pernyataan, hingga proposal penelitian yang sudah ditandatangani oleh semua pihak terkait. Jangan lupa juga untuk menyertakan biodata, ijazah, dan transkrip terakhir.

Berapa Lama Studi dan Bagaimana Pembiayaannya?

Masa studi untuk program S2 paling lama empat semester, sedangkan S3 maksimal enam semester. Untuk urusan biaya, BRIN menerapkan sistem pembiayaan bersama (cost sharing) dengan satuan kerja asal peserta. BRIN akan menanggung biaya akademis seperti uang kuliah tunggal dan bantuan riset, yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi. Sementara itu, biaya untuk pelaksanaan penelitiannya menjadi tanggung jawab satuan kerja asal atau sumber dana lain.

Jadwal Seleksi yang Perlu Diikuti

Proses seleksinya bertahap. Setelah pendaftaran ditutup pada 27 Maret 2026, akan ada pengumuman seleksi administrasi pada 21 April. Lalu, tahap seleksi proposal riset berlangsung awal Mei, diikuti wawancara di pertengahan bulan yang sama. Puncaknya, pengumuman akhir hasil seleksi dijadwalkan pada 29 Juni 2026. Peserta yang lolos kemudian harus menyerahkan berkas penetapan di awal Juli.

Melalui program ini, BRIN berharap bisa melahirkan talenta riset unggul yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga punya pengalaman riset mendalam. Kontribusi mereka diharapkan bisa mendorong pembangunan nasional yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Jadi, buat Anda yang berminat terjun ke ekosistem riset nasional, saatnya mempersiapkan diri. Segera cek situs resminya dan kumpulkan berkasnya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar