Kondisi PSM Makassar jelang laga kontra PSBS Biak di BRI Super League pekan ke-20 memang menarik perhatian. Tim asal Sulawesi Selatan itu sedang terpuruk, terhitung sudah tujuh laga beruntun tanpa merasakan kemenangan. Tren minor ini tentu saja jadi bahan analisis bagi lawan mereka, termasuk Kahudi Wahyu Widodo, sang caretaker pelatih PSBS.
Laga sendiri bakal digelar Minggu (8/2/2026) sore nanti di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Siaran langsungnya bisa disaksikan lewat Indosiar dan layanan streaming Vidio.
Menurut Kahudi, situasi sulit yang menimpa PSM adalah pedang bermata dua. Bisa jadi pendorong, bisa pula jadi beban yang makin memberatkan.
“Terkait kekalahan beruntun dari PSM, sebuah tekanan itu bisa membuat orang menjadi motivasi atau justru menjadi beban,”
Ucapnya dalam konferensi pers, Sabtu (7/2/2026). Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa skuad asuhannya tak boleh lengah sedikitpun. Meski catatan PSM buruk, mereka tetap punya kualitas pemain yang bisa meledak kapan saja.
Jadi, meski datang dengan tren yang kurang bagus, PSM tetaplah lawan yang berbahaya. Semua akan terjawab di lapangan hijau Maguwoharjo besok.
Artikel Terkait
Buron Kasus Suap Impor, Jhon Field Menyerahkan Diri ke KPK
Anggota DPR Desak Perlindungan Nyata untuk Industri Film Lokal Hadapi Ancaman Struktural dan AI
Lebih dari 50 Juta Warga Thailand Gunakan Hak Pilih di Pemilu dan Referendum Konstitusi
Prabowo Buka Sumbangan Bencana, Tekankan Transparansi Penyaluran