Sebuah mini bus terperosok ke lembah di wilayah Badakhshan, Afghanistan Timur. Peristiwa tragis ini menewaskan 15 orang.
Menurut keterangan kepolisian setempat, kendaraan itu "menyimpang dari jalur dan jatuh ke lembah" saat dalam perjalanan menuju Faizabad, ibu kota provinsi. Jalur yang dilalui memang dikenal rusak parah, dan inilah yang diduga menjadi pemicu utamanya.
Dari total korban jiwa, tercatat enam anak-anak, lima wanita, dan empat pria. Sedihnya, tiga orang di antaranya sempat dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius, namun nyawanya tak tertolong.
Di sisi lain, insiden seperti ini seolah sudah jadi berita yang terlalu sering terdengar di Afghanistan. Jalanan yang buruk akibat konflik panjang yang tak kunjung usai menjadi faktor utama. Belum lagi soal cara berkendara yang ugal-ugalan dan aturan lalu lintas yang kerap diabaikan.
Ingat saja musim panas tahun lalu, di provinsi Herat. Sebuah bus yang membawa para migran pulang dari Iran terlibat kecelakaan maut. Tabrakan dengan sepeda motor dan sebuah truk itu merenggut 78 nyawa, lebih dari selusin di antaranya adalah anak-anak. Itu salah satu kecelakaan paling mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
"Akibat kelalaian pengemudi,"
begitu penjelasan singkat dari para pejabat waktu itu. Sebuah pernyataan yang, sayangnya, tak pernah cukup untuk mengembalikan puluhan nyawa yang melayang.
Artikel Terkait
Jadwal Salat 8 Februari 2026 untuk DKI Jakarta, Imsak Pukul 04.28 WIB
KAI Catat Lonjakan Penumpang Kereta di Jateng-DIY, KA Joglosemarkerto Tembus 110 Ribu
Polres Ngada Hentikan Penyidikan Kasus Kematian Siswa SD di Ngada, Tak Ditemukan Unsur Pidana
Kifata Aftar dan Sania Talita Pimpin Klasemen Sementara Faldo Series Indonesia