Kecelakaan Beruntun di Depok Diduga Akibat Pengemudi Mengantuk, Satu Orang Luka

- Kamis, 05 Februari 2026 | 13:50 WIB
Kecelakaan Beruntun di Depok Diduga Akibat Pengemudi Mengantuk, Satu Orang Luka

MURIANETWORK.COM - Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil, sepeda motor, dan sebuah kios terjadi di Jalan Raya Citayam, Depok, Kamis (5/2/2026) malam. Insiden yang diduga dipicu pengemudi yang mengantuk itu mengakibatkan seorang pengendara motor mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi Insiden di Gang Nyamuk

Berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 22.50 WIB di kawasan Gang Nyamuk. Sebuah mobil Mazda dengan pelat nomor B-1739-SMT yang melaju dari arah utara ke selatan diduga kehilangan kendali. Mobil tersebut pertama kali membentur tepi Jembatan Gang Nyamuk sebelum akhirnya menabrak kendaraan lain.

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok, Iptu Pujiono, menjelaskan dugaan awal penyebabnya. "Pengemudinya diduga kurang konsentrasi pada saat mengemudi sehingga mengakibatkan mob bergerak ke sisi kiri jalan dan membentur tepi Jembatan Gang Nyamuk," tuturnya.

Rangkaian Tabrakan Beruntun

Setelah benturan pertama, mobil sempat berhenti sejenak. Namun, alih-alih menepi, pengemudi justru kembali melanjutkan laju kendaraannya. Situasi ini kemudian berujung pada tabrakan yang lebih serius.

Pujiono memaparkan kronologi selanjutnya. "(Mobil) Melanjutkan lagi kemudi dan membentur sepeda motor Honda Beat NRKB belum diketahui yang sedang melaju dari arah selatan menuju utara," jelasnya.

Tenaga mobil ternyata belum juga habis. Kendaraan itu terus meluncur dan akhirnya menabrak dinding sebuah kios percetakan digital printing hingga akhirnya benar-benar berhenti. Kios tersebut mengalami kerusakan pada bagian dinding yang menjadi benturan.

Korban dan Penyebab Diduga

Akibat rangkaian tabrakan ini, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Alia untuk perawatan lebih lanjut. Kondisinya dinyatakan mengalami luka ringan.

Menyoroti akar masalahnya, Pujiono kembali menegaskan faktor human error. "Kurangnya konsentrasi si pengemudi, korban mengalami luka ringan. Satu sepeda motor," ungkapnya. Dugaan kuat dari penyidik di lapangan adalah kondisi mengantuk yang dialami pengemudi mobil, yang menyebabkan hilangnya fokus dan kendali atas kendaraan.

Komentar