"Hubungan dengan China, dan hubungan pribadi saya dengan Presiden Xi, sangat baik, dan kami berdua menyadari betapa pentingnya untuk menjaganya tetap seperti itu," ujar Trump.
Dalam pernyataannya, mantan presiden AS itu juga mengungkapkan bahwa mereka membahas beragam agenda mulai dari perdagangan, isu militer, hingga rencana kunjungannya ke Beijing pada April mendatang. Topik sensitif seperti Taiwan, perang di Ukraina, dan dinamika terkait Iran juga turut dibicarakan.
Respons Putin dan Pujian atas Kemitraan dengan Beijing
Sementara dari kremlin, Presiden Vladimir Putin menyoroti stabilitas yang diberikan oleh hubungan bilateral Rusia-China di tengah ketegangan global. Putin menilai kerja sama di bidang ekonomi, politik, dan keamanan antara kedua negara bukan hanya menguntungkan kedua pihak, tetapi juga berperan sebagai penyeimbang di kancah dunia yang kerap dilanda gejolak.
Pernyataan dari Moskow ini menggarisbawahi pendekatan China yang tampaknya lebih harmonis dan selaras dengan Rusia, dibandingkan dengan hubungannya dengan Amerika Serikat yang diwarnai oleh sejumlah poin perbedaan strategis yang masih harus dikelola dengan hati-hati oleh kedua belah pihak.
Artikel Terkait
Trump Klaim AS Akan Ambil Sendiri Uranium Iran Jika Ada Kesepakatan
Gary Pallister: Carrick Layak Dipermanenkan Jika Bawa MU ke Liga Champions
Polisi Intensifkan Patroli di Permukiman Sepi Cengkareng Cegah Pencurian Saat Mudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 285 Ribu Kendaraan Diproyeksi Masuk Jabodetabek