Potongan Diduga Uang Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPA Liar Bekasi

- Kamis, 05 Februari 2026 | 06:20 WIB
Potongan Diduga Uang Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPA Liar Bekasi

MURIANETWORK.COM - Sebuah tempat pembuangan sampah liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi perhatian setelah ditemukan potongan-potongan kertas berwarna merah dan biru yang diduga merupakan cacahan uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Temuan yang kemudian viral di media sosial ini masih menyisakan misteri mengenai asal-usul dan motif penghancurannya.

Inspeksi Awal Temukan Potongan Mencurigakan

Kunjungan tim gabungan ke lokasi pada Jumat (30/1) awalnya bertujuan untuk memeriksa dugaan adanya limbah medis di tempat pembuangan sampah (TPS) liar milik seorang warga tersebut. Namun, fokus inspeksi bergeser ketika petugas justru menemukan serpihan kertas berwarna-warni yang mencolok di antara tumpukan sampah.

Humas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan lapangan tidak menemukan indikasi limbah medis atau sludge seperti yang sempat ramai diberitakan. Temuan yang justru mengejutkan adalah potongan kertas yang diduga kuat berasal dari uang tunai.

"Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge seperti yang diberitakan media. Namun ditemukan cacahan uang berwarna merah," jelas Dedi kepada wartawan, Rabu (4/2).

Viral di Media Sosial dan Penelusuran Lanjutan

Foto-foto potongan kertas merah dan biru yang berserakan di beberapa titik lokasi, termasuk di dalam beberapa karung, dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Gambar-gambar itu memicu beragam spekulasi di kalangan warga, mulai dari kemungkinan uang palsu hingga tindakan penghancuran dokumen sensitif.

Meski ditemukan kantong plastik kuning yang biasa digunakan untuk limbah medis, petugas memastikan kantong tersebut dalam keadaan kosong. Saat ini, upaya penelusuran lebih difokuskan untuk mengungkap sumber dan pihak yang membuang sampah tidak biasa tersebut.

Dedi Kurniawan menambahkan bahwa langkah koordinasi akan segera dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang lebih jelas. "Selanjutnya, KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah pihak pengangkut dan penghasilnya," ungkapnya.

Misteri yang Masih Membayangi

Hingga berita ini diturunkan, identitas dan alasan di balik penghancuran kertas-kertas berwarna menyerupai uang itu masih menjadi teka-teki. Pihak berwenang tampak berhati-hati dalam menyimpulkan temuan tersebut, menunggu hasil pemeriksaan dan klarifikasi lebih mendalam sebelum menyampaikan pernyataan resmi. Kejadian ini menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai apa sebenarnya yang terjadi di balik tumpukan sampah di Taman Rahayu.

Komentar