Rafael Struick Luncurkan Kanal YouTube di Tengah Catatan Gol yang Masih Minim

- Kamis, 05 Februari 2026 | 10:50 WIB
Rafael Struick Luncurkan Kanal YouTube di Tengah Catatan Gol yang Masih Minim

MURIANETWORK.COM - Rafael Struick, penyerang Timnas Indonesia yang kini membela Dewa United, menarik perhatian publik bukan hanya karena performanya di lapangan hijau, tetapi juga dengan meluncurkan kanal YouTube pribadi. Langkah ini diambil di tengah catatan golnya yang masih terbatas di level klub, baik di Australia maupun di Super League Indonesia musim 2025-2026. Artikel ini mengulas perjalanan karier sepak bola profesional Struick hingga saat ini dan aktivitas barunya di dunia digital.

Perjalanan Karier dan Catatan Gol

Setelah resmi mendapatkan paspor Indonesia pada Mei 2023 saat masih membela ADO Den Haag di Belanda, perjalanan karier Rafael Struick terbilang berliku. Pemain berusia 22 tahun itu kemudian mencoba peruntungan di Liga Australia dengan bergabung bersama Brisbane Roar pada musim panas 2025. Selama satu musim di sana, ia hanya mampu membukukan satu gol dari sepuluh penampilan.

Kepindahannya ke Dewa United di Super League Indonesia pada musim 2025-2026 pun belum membawa perubahan signifikan pada statistik mencetak golnya. Hingga kini, dari 13 pertandingan di semua kompetisi, Struick hanya mengoleksi satu gol dan satu assist. Yang lebih mencolok, dalam 10 laga di Super League, ia sama sekali belum mencetak gol atau memberikan assist, bahkan sempat menerima kartu merah dalam kekalahan dari Bhayangkara FC awal Januari lalu.

Di tingkat tim nasional, kontribusi golnya juga masih minim. Dari 23 kali tampil membela Timnas Indonesia senior, hanya satu gol yang berhasil ia ciptakan. Bersama Timnas U-23, ia turut membantu tim lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024, namun harus puas tersingkir di fase grup SEA Games 2025.

Ekspansi ke Dunia Digital dengan Kanal YouTube

Di tengah dinamika karier sepak bolanya yang belum stabil, Rafael Struick menunjukkan kesigapannya dalam mengelola personal brand. Selain aktif dengan fitur berbayar di Instagram, pemain yang akrab disapa Icky ini memilih untuk membangun hubungan yang lebih personal dengan penggemar melalui platform YouTube.

Kanal yang baru dirintisnya sekitar dua bulan lalu itu telah menarik lebih dari 12 ribu subscriber. Dalam kanal bernama "Rafael Struick" tersebut, ia telah mengunggah lima video yang sebagian besar menampilkan cuplikan latihan dan kesehariannya sebagai pesepakbola profesional.

Langkah ini menimbulkan pertanyaan sekaligus apresiasi dari pengamat. Di satu sisi, ini dilihat sebagai upaya cerdas seorang atlet muda untuk membangun fondasi di luar lapangan. Di sisi lain, fokus utama tentu saja tetap diharapkan pada peningkatan performa di lapangan hijau.

Keberhasilan seorang atlet dalam mengembangkan diri di luar bidang utamanya sering kali menjadi pembicaraan. Dalam konteks sepak bola Indonesia, di mana masa karier pemain bisa berlangsung singkat, diversifikasi minat dan skill seperti yang dilakukan Struick dapat dipandang sebagai langkah yang pragmatis dan visioner.

Namun, pada akhirnya, kesuksesan terbesarnya tetap akan diukur dari kontribusi nyata bagi klub dan tim nasional. Peningkatan konsistensi dan produktivitas di depan gawang akan menjadi kunci utama bagi Rafael Struick untuk menjawab semua ekspektasi dan memastikan bahwa bakatnya benar-benar bersinar di tempat yang paling penting: lapangan sepak bola.

Komentar