Menurutnya, acara inti bakal digelar mulai pukul tujuh malam. Soal lalu lintas, polisi memastikan rekayasa hanya bersifat situasional. Intinya, jalanan akan dialihkan seperlunya hanya saat iring-iringan sang PM melintas. "Akan ada pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama Jakarta sebagai bentuk penghormatan. Penutupan bersifat situasional dan hanya berlangsung singkat," jelas Komarudin lagi. Jadi, warga tak perlu khawatir macet berjam-jam.
Namun begitu, delapan ruas jalan utama harus bersiap. Jika waktunya pas, kendaraan biasa mungkin dialihkan sejenak. Jalur-jalur yang dimaksud meliputi Jalan Halim Perdanakusuma, MT Haryono, dan HR Rasuna Said. Lalu ada juga Jalan Prof Dr Soepomo, Prof Dr Satrio, serta kawasan Sudirman-Thamrin. Tak ketinggalan, Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, dan Medan Merdeka Barat juga masuk dalam daftar.
Pihak kepolisian sepertinya ingin menekankan bahwa ini bukan lockdown besar-besaran. Pengalihan cuma sesaat, sekadar untuk memastikan prosesi kenegaraan berjalan lancar dan aman. Bagi pengendara yang biasa melintas di jam-jam malam, ada baiknya siap-siap dengan alternatif rute atau sedikit waktu tunggu.
Artikel Terkait
H+2 Lebaran, Jalan Sudirman Jakarta Masih Sepi Meski Hari Senin
Jalan Sudirman Sepi di Hari Kedua Lebaran, Puncak Arus Balik Diprediksi Lebih Padat
KPK Beri Tahanan Rumah untuk Gus Yaqut, Publik Pertanyakan Prinsip Keadilan
H+2 Lebaran, Jalan Sudirman Jakarta Masih Sepi Imbas Imbauan Pemerintah