Di sisi lain, hasil penyelidikan lebih lanjut mengungkap detail yang memilukan. Kakek dan ayah dari siswa tersebut diketahui sedang sakit. Kondisi itu rupanya memberikan beban mental yang luar biasa, lalu berdampak langsung pada stabilitas kejiwaannya. Bisa dibayangkan, di usianya yang masih sangat muda, dia harus menanggung beban yang begitu berat.
Dengan pertimbangan itu semua, penanganan kasus ini tidak akan dipukul rata hanya dari kacamata hukum semata. Polisi lebih memilih untuk fokus pada upaya pembinaan. Mereka juga akan menelusuri akar masalahnya sampai tuntas, mengingat pelaku masih berstatus anak di bawah umur.
"Peristiwa ini menjadi perhatian kita bersama," tegas Pipit.
"Saat ini kami masih mendalami akar persoalan yang dialami anak tersebut."
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo, Ahli Sebut Keteledoran Kolektif
Dendam dan Ideologi Ekstrem: Siswa SMP Kubu Raya Lempar Bom Molotov di Sekolah
KPK Bergerak Cepat: OTT Bea Cukai Jakarta dan Banjarmasin Digelar Serentak
Ibu Kandung Habib Bahar Laporkan Istri Korban ke Polres Bogor