Menurut Gus Ipul, distribusi bantuan ini akan melibatkan pendamping lansia. Saat ini, para calon pendamping masih menjalani proses asesmen dan pelatihan. Tapi, pemerintah punya solusi sementara.
"Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu," ujarnya. "Tapi sebelum mereka selesai, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas."
Soal anggaran, Gus Ipul menegaskan bahwa sumber dananya berasal dari BGN. Peran Kementerian Sosial lebih pada penyiapan data dan logistik pendistribusian.
"Anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN," katanya. "Sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat."
Dengan begitu, harapannya bantuan makanan bergizi ini bisa tepat sasaran dan segera menyentuh mereka yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Modus Koper Berlapis Gagalkan Penyelundupan 85 Ribu Benih Lobster
Lantai Rumah Ambruk ke Sungai, Ibu di Bandung Hilang Terseret Arus
Indonesia di Board of Peace: Antara Diplomasi dan Ancaman Radikalisasi Domestik
Khofifah Dipanggil KPK, Sidang Hibah Pokmas Jatim Kembali Bergulir