Masalah sampah yang menumpuk di Bali kembali jadi sorotan. Kali ini, Presiden Prabowo Subianto sendiri yang menyoroti dampaknya terhadap pariwisata. Menanggapi hal itu, pemerintah pun bergerak.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, mengungkapkan bahwa koordinasi dengan Pemprov Bali telah dilakukan. Langkah konkretnya? Membentuk Satgas Sampah Pantai. Menurut rencana, satgas khusus ini akan ditempatkan di Pantai Kuta.
“Pemerintah Provinsi Bali akan segera membentuk Satgas Sampah Pantai yang secara khusus ditempatkan di kawasan Pantai Kuta,” jelas Ni Luh, Selasa (3/2/2026).
“Satgas ini akan bertugas melakukan respons cepat saat terjadi kiriman sampah dari laut,” tambahnya.
Namun begitu, upaya tak cuma berhenti di situ. Kemenpar bersama berbagai pihak sebenarnya sudah menjalankan sejumlah program. Salah satu yang digaungkan adalah Gerakan Wisata Bersih atau GWB.
Ni Luh menuturkan, program ini lahir pada 2025 lalu atas arahan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Bali menjadi salah satu lokasi prioritasnya.
Artikel Terkait
MUI Anjurkan Makan Sebelum Salat Idul Fitri, Ini Dalil dan Amalan Sunah Lainnya
Gedung Putih Klaim Militer AS Siap Kuasai Pulau Kharg Kapan Saja
Jakarta Barat Kerahkan 100 Truk Atasi Tumpukan Sampah di Grogol dan Tambora
Sopir Bus Relakan Lebaran Demi Antar Pemudik Pulang Kampung