Bupati Bandung Dadang Supriatna yang langsung mendatangi lokasi turut menyampaikan duka. Ia menggambarkan detik-detik nahas itu. Saat longsor terjadi, kedua anak itu sedang berada di dapur. Tembok dapur mereka jebol diterjang material tanah dan bebatuan.
"Saya merasa prihatin atas musibah yang menimpa warga," ujar Dadang.
"Ada dua anak yang meninggal dunia, bayi 3 bulan dan kakaknya usia 5 tahun. Saat kejadian mereka sedang makan. Karena derasnya hujan, tembok dapur jebol dan langsung menimbun kedua anak tersebut."
Longsor itu juga berdampak pada satu rumah kontrakan milik warga lain. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dari rumah kedua. Hanya kerusakan material yang harus ditanggung.
Kejadian ini kembali mengingatkan kita akan bahaya laten di musim hujan. Kombinasi antara curah hujan tinggi dan struktur tanah yang labil bisa berubah menjadi ancaman mematikan dalam sekejap, terutama di daerah perbukitan seperti Pangalengan.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka