"Ayo bareng-bareng. Di balik polisi yang sudah berbenah, reformasi, masyarakatnya juga harus tertib," ajak Rafi.
Cara humanis ini sejalan dengan program 'Polantas Menyapa' yang digaungkan pimpinan. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memang menekankan bahwa penegakan hukum kini lebih mengedepankan pendekatan manusiawi.
Menurut Agus, fokusnya bukanlah pada hukum semata. Dia mengajak masyarakat untuk disiplin demi keselamatan mereka sendiri. Pernyataan ini disampaikannya di Mapolres Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
"Jadi kita tidak mengutamakan pendekatan hukum," jelasnya. "Kami mengharapkan dengan adanya E-TLE dan digitalisasi lainnya, masyarakat bisa disiplin atas kesadaran pribadi. Semuanya untuk kepentingan keselamatan."
Jadi, upaya Rafi di Lebak Bulus itu bukan tindakan spontan. Itu adalah bagian dari perubahan pola pikir penegakan hukum yang lebih mengutamakan edukasi dan kesadaran. Hasilnya? Mungkin tidak instan. Tapi setidaknya, teguran yang disampaikan dengan cara berbeda itu berusaha menyentuh hati, bukan sekadar menakuti.
Artikel Terkait
Polisi Depok Amankan 13 Pelaku dan 4.066 Butir Tramadol dalam Operasi Maret 2026
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik
Polres Metro Depok Amankan 13 Pelaku dan Sita 4.066 Butir Tramadol
Menteri Apresiasi Kelancaran Mudik dan Program Gratis Polri Jelang Lebaran