Ia menegaskan, Presiden Prabowo terus memantau dan mengevaluasi kinerja para menterinya. Evaluasi ini berjalan alami, sebagai bagian dari proses kerja sehari-hari, bukan forum khusus.
“Dan kemudian Bapak Presiden tentu setiap hari melakukan evaluasi. Dalam tanda kutip ya, bukan berarti satu forum khusus untuk mengevaluasi, tidak. Bahwa dalam proses bekerja itu, menjalankan program, menjalankan tugas-tugas, di situ pasti bagian dari perjalanannya adalah melakukan penilaian-penilaian atau evaluasi,” paparnya.
Lantas, apakah ada menteri yang kinerjanya dinilai buruk? Prasetyo menyangkal. Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan yang memprihatinkan. Itulah sebabnya, ia menganggap isu reshuffle yang beredar belakangan ini tak lebih dari gosip politik biasa.
“Sejauh ini, sejauh ini belum. Makanya kalau ada isu, ya namanya isu atau gosip ya,” tuturnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Tips Jaga Kesehatan Kulit untuk Persiapan Lebaran 2026
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Usul Penerapan WFH dan Penghematan Energi Tiru Langkah Pakistan
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius