Menag: NU, Pesantren Raksasa yang Dinamis dan Tetap Sakinah

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:35 WIB
Menag: NU, Pesantren Raksasa yang Dinamis dan Tetap Sakinah

Menurutnya, tradisi hormat-menghormati di pesantren begitu kental. Itulah fondasi yang menjaga harmoni. Perbedaan pendapat memang ada, namun akhlak selalu dijaga.

“Bagaimana kita lihat tradisi pondok, santri begitu respek dan begitu hormatnya terhadap kiai-nya,” tutur Menag.

“Sungguh pun, antara, mungkin santri dengan kiai berbeda pendapat, tetapi akhlakul karimah seorang santri sangat menjunjung tinggi keberadaan kiai.”

Dinamika, baginya, adalah warna yang tak terpisahkan. Namun begitu, semua itu justru mengukuhkan NU sebagai keluarga yang sakinah. Inilah keunikan yang ia lihat.

Di akhir sambutan, ia menegaskan keyakinannya. “Karena itu, insyaallah NU ke depan tetap akan kita jadikan sebagai wadah kekuatan besar bangsa Indonesia ini,” imbuhnya. Sebuah penutup yang tegas dan penuh harap untuk satu abad berikutnya.


Halaman:

Komentar