Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran, Dukung Demonstran?
Laporan Reuters dan Al Arabiya, Jumat kemarin, mengungkapkan sesuatu yang cukup serius. Presiden AS Donald Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran. Tujuannya? Untuk memberi semangat pada gerakan protes di dalam negeri Iran yang telah berlangsung beberapa waktu terakhir.
Menurut sejumlah sumber dalam pemerintahan AS yang mengetahui diskusi tertutup, Trump punya keinginan menciptakan kondisi bagi "perubahan rezim". Keinginan ini muncul menyusul aksi penindasan brutal terhadap unjuk rasa awal bulan ini, yang disebut-sebut telah menelan ribuan korban jiwa.
Nah, bagaimana caranya? Dua sumber tadi menyebut, Trump sedang mengkaji serangkaian opsi. Sasaran yang mungkin dibidik adalah para komandan dan institusi Iran yang, di mata Washington, paling bertanggung jawab atas kekerasan terhadap para demonstran itu.
Namun begitu, tampaknya tidak semudah itu. Dari sudut pandang lain, sejumlah pejabat regional Timur Tengah punya pendapat berbeda. Mereka, secara terpisah, menyatakan keraguan. Menurut mereka, sekadar serangan udara saja hampir mustahil bisa menggulingkan pemerintahan ulama yang sudah berkuasa puluhan tahun di Teheran.
Jadi, situasinya rumit. Di satu sisi ada keinginan dari Gedung Putih, di sisi lain ada realitas politik dan militer yang kompleks di lapangan. Apa yang akan terjadi selanjutnya masih menjadi tanda tanya besar.
Artikel Terkait
Kemarahan Demokrat Picu Shutdown Pemerintahan AS
Cilegon Terendam Lagi, Jalan Raya Anyer Lumpuh Total
Trump Beri Tenggat Rahasia, Iran Dihadapkan Pilihan: Meja Perundingan atau Armada AS
Muzani Tegaskan: Kekuatan NU adalah Pondasi Ketangguhan Indonesia