"Maka pada saat cuaca membaik, kita akan melakukan pemeliharaan pengaspalan. Walaupun hari ini kita lakukan pengaspalan, hanya membahagiakan masyarakat sesaat. Yang tadinya ramai di media sosial, diaspal, tetapi pada saat kena air, musuhnya aspal itu kan air," ungkap Rudy.
Intinya, mengaspal di tengah hujan adalah pekerjaan sia-sia. Hasilnya tidak akan bertahan lama. Karena itulah, Rudy meminta pengertian dari masyarakat.
"Kami mohon waktu bersabar agar beberapa ruas jalan yang akan kami perbaiki, baik itu pemeliharaan maupun pembangunan ulang, maka dalam waktu dekat kita akan sebenarnya lakukan prioritas pelaksanaan," ucapnya.
Lalu, apa sih penyebab jalan-jalan di Bogor banyak yang rusak? Rudy punya analisisnya. Menurut dia, masalah mendasarnya seringkali terletak pada infrastruktur pendukung yang kurang memadai.
"Banyak mengelupas di beberapa ruas, kenapa mengelupas? Karena infrastruktur jalan kita tidak semuanya dilengkapi drainase yang baik. Nah inilah tujuan kita ke depan, kita tata bersama-sama, kita perbaiki bersama-sama, semua dapat realisasi dengan baik, semua dapat realisasi dengan cepat, kalau ada partisipasi peran aktif dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," pungkas Bupati.
Jadi, solusinya tidak cuma sekadar menambal lubang. Tapi juga menata ulang sistem drainase. Dan untuk itu, dia menekankan, butuh kerja sama dari semua pihak.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Puncak, Satu Tewas dan Satu Luka Berat Diduga Akibat Pengemudi Lelah
Mantan Pimpinan MPR/DPR Bahas Stabilitas dan Anggaran dalam Forum Kebangsaan
Israel Perpanjang Larangan Sekolah Tatap Muka Dua Hari Lagi, Waspadai Eskalasi dengan Iran
Analisis: Dinamika Politik Domestik dan Geopolitik Global dalam Ketegangan Iran-Israel-AS