Trump Siapkan Serangan, Iran Ancang-ancang Balas: 7 Skenario Perang yang Bisa Mengguncang Dunia

- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:10 WIB
Trump Siapkan Serangan, Iran Ancang-ancang Balas: 7 Skenario Perang yang Bisa Mengguncang Dunia

Jangan lupa, Iran sudah berjanji akan membalas. Mereka bilang "jarinya sudah di pelatuk".

Meski kekuatannya tidak seimbang, Iran punya senjata andalan: arsenal rudal balistik dan drone yang banyak disembunyikan di gua atau pegunungan terpencil. Mereka bisa menargetkan infrastruktur kritis negara mana pun yang dianggap terlibat dalam serangan AS, seperti Yordania.

Bahrain dan Qatar juga berisiko karena ada pangkalan AS di sana. Serangan ke fasilitas Aramco Arab Saudi tahun 2019 lalu sudah membuktikan betapa rentannya sekutu AS itu terhadap rudal Iran. Negara-negara Arab Teluk sekarang ini pasti cemas sekali. Tindakan AS bisa berbalik menimpa mereka.

5. Perang Ranjau di Teluk

Ini ancaman klasik yang selalu menghantui. Iran bisa menanam ranjau di jalur pelayaran vital, seperti yang pernah mereka lakukan era 1980-an. Titik paling rawan adalah Selat Hormuz yang sempit.

Bayangkan, sekitar 20-25% minyak dunia dan ekspor Gas Alam Cair (LNG) global harus melewati selat ini setiap tahun. Jika Iran menutupnya, dampaknya akan langsung terasa: perdagangan dunia kacau dan harga minyak melonjak drastis. Mereka sudah sering latihan penempatan ranjau cepat. Jadi, ini bukan ancaman main-main.

6. Mimpi Buruk: Kapal Perang AS Tenggelam

Skenario yang paling ditakuti Angkatan Laut AS adalah "serangan serentak". Bayangkan Iran meluncurkan puluhan drone dan perahu torpedo cepat sekaligus ke satu target. Sistem pertahanan secanggih apa pun bisa kewalahan menghadapi serangan massal seperti itu.

Angkatan Laut IRGC terkenal ahli dalam perang asimetris. Mereka mencari celah untuk mengakali keunggulan teknis Armada Kelima AS. Jika satu kapal perusak AS sampai tenggelam apalagi disertai penangkapan awaknya itu akan jadi penghinaan besar buat Amerika. Meski dianggap tidak mungkin, ingat saja nasib USS Cole tahun 2000 atau USS Stark tahun 1987. Kecelakaan atau serangan mendadak bisa saja terjadi.

7. Kekacauan Total dan Perang Saudara

Skenario terakhir ini yang paling suram dan justru sangat mungkin. Runtuhnya rezim bisa memicu kekosongan kekuasaan yang berujung pada perang saudara. Minoritas seperti Kurdi dan Baluchi mungkin akan berjuang mempertahankan diri. Kita sudah lihat contohnya di Suriah, Yaman, dan Libya.

Banyak negara tetangga, terutama Israel, mungkin senang melihat Iran melemah. Tapi tidak ada yang ingin negara berpenduduk terbesar di Timur Tengah ini jatuh dalam kekacauan total. Itu hanya akan menciptakan krisis pengungsi dan kemanusiaan yang baru.

Kini, bola ada di tangan Donald Trump. Dia sudah mengerahkan kekuatan besar di perbatasan Iran. Presiden yang dikenal tak ingin kehilangan muka ini mungkin akan memilih bertindak. Kalau perang benar-benar pecah tanpa akhir yang jelas, konsekuensinya bisa sangat luas dan merusak bagi Iran, AS, dan seluruh dunia.


Halaman:

Komentar