Seribu Toren Air Gratis untuk Warga Jakarta yang Kesulitan Air Bersih

- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:05 WIB
Seribu Toren Air Gratis untuk Warga Jakarta yang Kesulitan Air Bersih

Bagi sebagian warga Jakarta, urusan air bersih bukan perkara sederhana. Tekanan air yang rendah di beberapa wilayah kerap menyulitkan. Mau tak mau, mereka harus merogoh kocek lebih untuk membeli air demi kebutuhan sehari-hari. Nah, persoalan inilah yang coba diatasi oleh Tim Penggerak PKK DKI Jakarta bersama PAM JAYA lewat sebuah program sederhana: membagikan toren air secara gratis.

Baru-baru ini, seratus unit toren pertama telah diserahterimakan. Rencananya, total akan ada seribu unit yang dibagikan secara bertahap. Toren berkapasitas 300 liter itu dilengkapi pelampung otomatis, sehingga warga bisa menampung air kapan pun pasokan dari keran tersedia.

Program ini memang ditargetkan untuk warga di daerah bertekanan air rendah. Kriteria penerimanya adalah pelanggan PAM kategori Rumah Tangga Sangat Sederhana dan Sederhana, dengan luas bangunan tak lebih dari 70 meter persegi. Tujuannya jelas: bantuan tepat sasaran.

Menurut sejumlah saksi, acara serah terima itu dihadiri sejumlah tokoh. Di antaranya Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, dan Wakil Ketuanya, Dewi Rano Karno. Hadir pula Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap sinergi PKK dan PAM JAYA ini.

Dalam sambutannya, Hani menekankan bahwa kerja sama semacam ini punya peran penting. Intinya, untuk mendukung pemenuhan air bersih berkualitas bagi masyarakat ibu kota.

Pihak PAM JAYA juga angkat bicara. Direktur Utamanya, Arief Nasrudin, menyatakan dukungan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

"Kami paham betul, di beberapa lokasi warga butuh solusi praktis agar air di rumah tetap tersedia. Dengan mendukung program PKK ini, kami ingin memastikan ada cadangan air untuk kebutuhan harian. Sekaligus, tentu saja, mengurangi beban pengeluaran tambahan rumah tangga," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/1).

Arief juga menegaskan bahwa langkah sosial ini tidak berjalan sendiri.

"Di sisi lain, PAM JAYA terus mendorong perluasan dan peningkatan layanan air perpipaan. Harapannya, ke depan semua warga Jakarta bisa menikmati akses air yang lebih andal langsung dari jaringan pipa," tambahnya.

Sebelum toren-toren itu dibagikan, prosesnya tidak asal jadi. Sudah dilakukan survei lapangan, diskusi dengan pihak kecamatan, hingga koordinasi ketat dengan kelurahan untuk menentukan penerima yang tepat. Semua agar bantuan benar-benar menyentuh yang membutuhkan.

Inisiatif dari PKK DKI ini mendapat apresiasi. Bagi PAM JAYA, dukungan mereka adalah bagian dari sinergi untuk memastikan program sosial berjalan mulus dan manfaatnya langsung terasa. Komitmen mereka tak cuma soal memperluas jaringan pipa, tapi juga lewat aksi-aksi nyata yang meningkatkan kesejahteraan warga.

Ke depan, program sosial serupa masih akan berlanjut. Untuk tahun 2026, PAM JAYA telah menyiapkan sejumlah agenda tanggung jawab sosial. Mulai dari khitanan massal, donor darah, perbaikan MCK komunal, sampai bedah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Semua itu merupakan kontribusi konkret mereka bagi peningkatan kualitas hidup warga Jakarta.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar