Macet total lagi di Daan Mogot. Pagi ini, kawasan itu kembali terendam banjir setelah hujan deras mengguyur Jakarta semalaman. Akibatnya, arus lalu lintas di Jakarta Barat benar-benar tersendat parah.
Menurut laporan yang beredar, genangan air menggenang di kedua jalur jalan utama itu. Baik dari arah Cengkareng menuju Grogol, maupun sebaliknya, situasinya sama saja: tergenang. Penyebabnya diduga karena Kali Mookervart meluap setelah hujan lebat sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.
Di dekat Halte Jembatan Gantung, airnya cukup dalam, kira-kira setinggi 30 centimeter. Sementara itu, di sekitar Halte Transjakarta Taman Kota, genangannya lebih rendah, sekitar 15 cm.
Kondisi itu memaksa pengendara menghindari lajur kiri yang paling parah terendam. Tapi ya percuma saja. Volume kendaraan yang begitu padat justru menciptakan penumpukan di mana-mana. Kendaraan nyaris tak bisa bergerak.
Kemacetan ekstrem terpantau hingga ke perempatan lampu merah Cengkareng. Banyak pemotor, frustasi dengan antrean yang tidak bergerak, memilih berputar balik bahkan nekat melawan arus untuk mencari jalan keluar. Di kawasan Rawa Buaya, terlihat segerombolan motor mengambil jalur busway arah Grogol demi menghindari genangan.
Antrean kendaraan sendiri dilaporkan memanjang sangat jauh. Dari Halte Pulo Nangka hingga mendekati Gedung Mayora di Kalideres, antreannya mencapai sekitar 5,5 kilometer. Bayangkan saja betapa ruwetnya.
Singkat kata, lalu lintas di sana benar-benar lumpuh. Kendaraan terjebak dan tidak dapat bergerak sama sekali. Situasi yang sudah terlalu sering terjadi dan selalu menguji kesabaran warga ibu kota setiap kali hujan datang.
Artikel Terkait
Semifinal Liga Europa 2026: Nottingham Forest vs Aston Villa dan Braga vs Freiburg Siap Bertarung
Negara Teluk Sepakat Tolak Rencana Iran Terapkan Tarif di Selat Hormuz
DPR Kritik Usulan Pemindahan Gerbong KRL Perempuan ke Tengah: Bukan Solusi untuk Keselamatan Sistemik
Jadwal Salat Makassar Kamis 30 April 2026: Imsak Pukul 04.35 Wita, Magrib Waktu Buka Puasa