Stroke: Ancaman Utama Kecacatan dan Kematian di Indonesia
Stroke merupakan salah satu penyakit paling menakutkan di Indonesia karena angka kematian dan tingkat kecacatannya yang sangat tinggi. Pakar neurologi menyebutkan bahwa penyakit pembuluh darah ini adalah masalah kesehatan serius, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.
Fakta dan Data Stroke di Indonesia
Setiap menit terjadi serangan stroke, sekitar 1,9 juta sel otak dapat mati. Penyakit ini adalah penyebab utama disabilitas dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Di Indonesia, stroke bertanggung jawab atas 11,2% dari total kasus kecacatan dan 18,5% dari total kematian.
Berdasarkan data terkini, prevalensi stroke di Indonesia mencapai 8,3 per 1.000 penduduk. Stroke juga tercatat sebagai penyakit katastropik dengan pembiayaan tertinggi ketiga, menghabiskan anggaran kesehatan hingga Rp5,2 triliun pada tahun 2023.
Stroke Menyerang Usia Muda dan Produktif
Yang mengkhawatirkan, kasus stroke tidak hanya menimpa kalangan usia di atas 50 tahun. Saat ini, stroke semakin banyak terjadi pada usia muda dan produktif, yakni antara 30 hingga 40 tahun. Kecacatan bahkan kematian akibat stroke yang terus meningkat menjadi keprihatinan bersama para ahli kesehatan.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data