Menurutnya, penetapan UMP 2026 itu jauh dari kata layak. Angkanya tak menyentuh nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang seharusnya.
Kuszairi melanjutkan orasinya dengan nada prihatin. Dia bilang, kenaikan upah yang tak sebanding dengan melambungnya biaya hidup hanya akan menyusahkan buruh. Daya beli bisa merosot.
Ucapannya itu langsung disambut sorak massa. Tuntutan mereka jelas: angka yang lebih adil, bukan sekadar kenaikan simbolis yang tak menyentuh realita di lapangan.
Artikel Terkait
Jenazah Turis Spanyol di Lombok Dipindahkan Enam Kali dengan Motor
Prabowo Resmi Pimpin DEN, Bahlil Jabat Ketua Harian
Data Kependudukan Dukcapil Jadi Penopang Sistem Keuangan dan Bansos
Adies Kadir Dikukuhkan Jadi Hakim MK, Meski Sempat Diperiksa MKD