Menurutnya, penetapan UMP 2026 itu jauh dari kata layak. Angkanya tak menyentuh nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang seharusnya.
Kuszairi melanjutkan orasinya dengan nada prihatin. Dia bilang, kenaikan upah yang tak sebanding dengan melambungnya biaya hidup hanya akan menyusahkan buruh. Daya beli bisa merosot.
Ucapannya itu langsung disambut sorak massa. Tuntutan mereka jelas: angka yang lebih adil, bukan sekadar kenaikan simbolis yang tak menyentuh realita di lapangan.
Artikel Terkait
Pelaku Curanmor Cianjur Ditangkap di Cileungsi Berkat Kolaborasi Polisi
Tabrakan Beruntun di Tol Semarang-Batang, Tiga Kendaraan Rusak Parah
PELNI Balikpapan Tambah Dua Kapal dan Tingkatkan Frekuensi Layar untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
Polisi Tegaskan Foto Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Adalah Hasil AI