Dengan keputusan ini, jalan Adies Kadir pun jelas. Ia akan segera dilantik dan mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden. Setelah dari Senayan, tugas barunya akan ia jalani di gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat. Perpindahan yang cukup signifikan.
Namun begitu, langkahnya ke MK ini berarti ia harus meninggalkan banyak hal. Adies Kadir sudah mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua sekaligus anggota DPR. Bahkan, lebih dari itu. Partai Golkar pun ia tinggalkan.
Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji, mengonfirmasi hal ini. Ia menyebut pengunduran diri Adies bukan hanya dari kursi dewan.
“Ya, Pak Adies mengundurkan diri sebagai kader partai,” kata Sarmuji, sehari sebelum rapat paripurna digelar.
Kini, semua mata tertuju pada proses selanjutnya. Bagaimana Adies Kadir akan beradaptasi di lingkungan baru, dan siapa yang akan mengisi dinamika di internal DPR pasca-rotasi ini. Perubahan memang selalu menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Terminal Pakupatan Serang Catat Lonjakan Penumpang Jelang Mudik Lebaran
Iran Pertimbangkan Lintas Tanker di Hormuz dengan Syarat Bayar dalam Yuan
Persija Kejar Gelar di Tengah Krisis Pemain, Hadapi Dewa United di JIS
Mendikbud Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Inklusif di Ramadan