Rasa sakit hati itu, lanjutnya, berujung pada tindakan tak terpuji. "Sehingga, (pelaku) merasa sakit hati dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut," sebut Kholid.
Namun, aksi Bara tak berhenti di situ. Pagi harinya, dalam upaya menghilangkan jejak, pelaku berusaha membakar jasad korban. Saat itu, jasad sedang dibawa menuju daerah Sekotong, Lombok Barat. Upaya itu akhirnya gagal.
Polisi pun bergerak cepat. Bara Primario alias BP kini telah diamankan. Kisah pilu ini mengguncang masyarakat. Sebuah drama keluarga yang berakhir dengan cara paling menyedihkan.
Artikel Terkait
Saksi Kunci di Sidang Korupsi Chromebook Klaim Lupa, Jaksa Sampai Angkat Tangan
Fiona Bantah Kuat: Pejabat Tak Takut pada Stafsus di Sidang Korupsi Chromebook
Pramono Anung Siap Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Jakarta
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Perairan Sangihe Dini Hari