Partisipasi itu tentu bukan tanpa imbalan. Ada benefit yang didapat.
“Yang tentu saja, ada keuntungan lain, yaitu merupakan anggota tetap,” tambahnya.
Namun begitu, Menlu menegaskan bahwa tidak ada paksaan atau kewajiban mutlak bagi negara peserta untuk membayar. Pada dasarnya, semangat dari dewan ini sendiri adalah perdamaian. Ia menuturkan, kehadiran BoP memang lahir dari sebuah cita-cita mulia.
“Karena Board of Peace ini sendiri lahir dari upaya untuk menciptakan perdamaian di Gaza dan Palestina,” sebut Sugiono, menegaskan kembali tujuan utamanya.
Artikel Terkait
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Tarawih, Satu Orang Dilarikan ke UGD
Hakim PN Depok Ajukan Praperadilan ke KPK Soal Penyitaan dalam Kasus Suap
Sidang Isbat Awal Syawal 1447 H Digelar 19 Maret 2026 di Jakarta
Ericsson Luncurkan Perangkat Radio dan Software RAN Berbasis AI untuk Dongkrak Jaringan 5G Indonesia