Seekor macan tutul jawa terlihat pincang di video yang beredar luas. Keadaannya menyayat hati. Binatang langka itu kesakitan berjalan di hutan Pegunungan Sanggabuana, Karawang, dan diduga kuat menjadi korban aksi pemburu.
Tak butuh waktu lama, identitas para pelaku akhirnya berhasil diungkap. Laporan pun sudah sampai ke meja polisi.
Merespon laporan itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat langsung bergerak cepat. Mereka memberangkatkan tim khusus untuk turun ke lokasi dan mengusut tuntas kejadian ini.
Plt Kepala BBKSDA Jabar, Ammy Nurwati, membeberkan langkah yang diambil.
"Kami sudah perintahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk segera berkoordinasi. Mereka diwakili Kepala Seksi KSDA Wilayah IV Purwakarta, Rechan Ahmad Sine, yang akan bekerja sama dengan Ketua Sanggabuana Conservation Foundation (SCF), Bernard, untuk mengumpulkan fakta," ujar Ammy, Selasa (27/1/2026).
Artikel Terkait
Alwi Farhan Siap Hadapi Unggulan Pertama Li Shi Feng di Semifinal Swiss Open
Ketua Komisi III DPR RI Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal di Jakarta
Serangan Rudal Iran Guncang Israel Tengah, Kerusakan Signifikan tapi Belum Ada Korban Jiwa