Kejadian maut itu sendiri berlangsung pada Jumat (23/1) malam di wilayah Megamendung. Dari penelusuran, angkot itu sedang melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
Di tengah jalan, sopir mencoba menyalip sebuah minibus di depannya dengan bergerak ke kanan. Nah, di momen itulah malapetaka terjadi. Bodi kiri angkot ternyata menabrak seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang, seorang perempuan berinisial NS.
Dampaknya sungguh mengerikan. Korban tidak langsung terpelanting, melainkan terseret oleh kendaraan itu.
"Korban penyeberang jalan yang berinisial NS terseret sejauh sekitar 200 meter," tutur Ares. Jarak yang cukup jauh, menunjukkan kerasnya benturan dan kecepatan kendaraan.
Akibat insiden tersebut, NS mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya, seperti tangan, pipi, ketiak, dan paha. Untuk pemulihan, korban telah dibawa baik ke rumah sakit maupun pengobatan alternatif.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta
DPRD DKI Bentuk Pansus Khusus Evaluasi Sistem Sampah Usai Longsor Bantargebang
DPR Akan Sahkan RUU PPRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif Besok
Anggota DPR Soroti Dampak Mahalnya Tiket Pesawat pada Kesehatan dan Pendidikan