"Ketinggian yang terparah saat ini di dekat bantaran Kali CBL, ada permukiman di dekat Kali CBL itu yang ketinggiannya bisa mencapai 2 meter, ya kondisinya rumah hampir habis ketutup banjir," jelas Taufik.
Pengungsian Massal dan Evakuasi Terus Berlangsung
Menurut Taufik, semua ini berawal sejak Kamis lalu. Luapan kali yang tak terkendali memaksa sekitar 3.000 kepala keluarga untuk segera mengungsi.
"Per KK itu hampir ada 3.000 kepala keluarga yang mengungsi, itu tadi ada yang di musola di mesjid di kantor desa, di rumah warga dan gedung umum," katanya.
Evakuasi pun masih terus dilakukan sampai sekarang. Nggak main-main, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, hingga pemadam kebakaran turun langsung. Mereka menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang masih bertahan di rumah yang terendam.
"Saat ini dari pihak BPBD, dari TNI Polri sedang evakuasi warga pakai perahu karet," pungkas Taufik.
Artikel Terkait
Misteri Kematian Lula Lahfah: Obat dan Surat Rawat Ditemukan di Apartemen Dharmawangsa
Bocah Perempuan Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Narogong, Ingin Ditemani ke Rumah Ibu
Atap GOR Serdang Ambruk Diterjang Angin, 11 Motor Terhimpun Rangka Besi
Dari Ibu Kota Politik Menuju Polis: Tantangan Sejati IKN