Fokus pada Energi Kaum Muda di 2026
Lalu, apa yang spesial dari peringatan tahun 2026? Temanya adalah The power of youth in co-creating education atau "Kekuatan Pemuda dalam Menciptakan Pendidikan Bersama". Intinya, perayaan global kali ini ingin menyoroti bagaimana anak muda bisa membentuk wajah pembelajaran ke depan, dan bagaimana kita semua bisa mendukung kepemimpinan mereka.
Hari Pendidikan Internasional 2026 akan mengakui peran pemuda sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan bisa mendorong terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan adil, sekaligus membangun masyarakat yang lebih damai dan inklusif.
Faktanya, kaum muda jumlahnya lebih dari separuh populasi dunia. Mereka adalah mesin penggerak yang luar biasa untuk inovasi dan perubahan sosial. Namun begitu, jalan mereka tak selalu mulus. Banyak hambatan masih menghadang, mulai dari jerat kemiskinan, kesenjangan, hingga akses terhadap pendidikan bermutu dan lapangan kerja yang terbatas.
Karena hidup dan peluang mereka sangat dipengaruhi oleh pendidikan, maka sudah seharusnya pemuda dilibatkan secara aktif untuk merancang ulang sistem pembelajaran. Di tengah pesatnya perubahan teknologi, melibatkan mereka dalam menciptakan sistem pendidikan yang modern dan relevan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tujuannya jelas: agar proses belajar mengajar benar-benar selaras dengan aspirasi dan kebutuhan generasi penerus ini.
Artikel Terkait
Dari Ibu Kota Politik Menuju Polis: Tantangan Sejati IKN
Jakarta Kehilangan 800 Situ, Pemerintah Pacu Revitalisasi dan Waduk Baru
Eropa Bersiap dengan Senjata Perdagangan Usai Ancaman Tarif Trump Mereda
BMKG Klaim Berhasil Tekan Hujan Jabodetabek Hampir 40% Lewat Penyemaian Awan