Suasana malam yang seharusnya tenang di Jalan Maja-Kopo, Kampung Kenting, mendadak ricuh Jumat dini hari tadi. Tepatnya sekitar pukul tiga pagi, sekelompok pemuda terlihat berkumpul di pinggir jalan. Mereka bukan sekadar nongkrong biasa. Dari tangan mereka, terlihat kilatan senjata tajam yang menunggu untuk digunakan.
Menurut sejumlah saksi, mereka tampak seperti sedang menanti sesuatu. Atau lebih tepatnya, menunggu seseorang. Dan dugaan itu terbukti. Tak lama kemudian, kelompok lain muncul. Pertemuan itu pun berubah menjadi tawuran brutal yang memakan korban.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menjelaskan kronologi kejadiannya.
"Kejadian berawal saat sekelompok remaja berkumpul di pinggir jalan sambil membawa senjata tajam. Kemudian terjadi tawuran yang mengakibatkan satu orang menjadi korban pengeroyokan," ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Korban pengeroyokan itu adalah Kevin, seorang pemuda berusia 18 tahun asal Cisoka, Kabupaten Tangerang. Kepalanya mengalami bacokan yang cukup dalam.
"Korban mengalami luka cukup serius pada bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit," jelas Andri.
Luka robek sepanjang 15 sentimeter itu membuatnya harus dilarikan pertama kali ke Puskesmas Maja. Namun karena lukanya parah, ia memerlukan penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
Beruntung, aksi cepat jajaran Polres Serang bersama Polsek Kopo berhasil meredam situasi. Tiga anggota geng motor yang diduga terlibat langsung diamankan dari lokasi kejadian di wilayah Mekarbaru, Kopo. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif dan perkembangan tawuran yang meresahkan warga itu.
Artikel Terkait
Polres Bengkalis Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dan Hari Bhayangkara ke-80
Qatar Mediasi Iran-AS, Kesepakatan Buka Jalur Selat Hormuz dan Inspeksi Nuklir Tinggal Finalisasi
Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang, Sebelas Lainnya Masih Dirawat
Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar karena Tak Terima Putus