Suasana malam yang seharusnya tenang di Jalan Maja-Kopo, Kampung Kenting, mendadak ricuh Jumat dini hari tadi. Tepatnya sekitar pukul tiga pagi, sekelompok pemuda terlihat berkumpul di pinggir jalan. Mereka bukan sekadar nongkrong biasa. Dari tangan mereka, terlihat kilatan senjata tajam yang menunggu untuk digunakan.
Menurut sejumlah saksi, mereka tampak seperti sedang menanti sesuatu. Atau lebih tepatnya, menunggu seseorang. Dan dugaan itu terbukti. Tak lama kemudian, kelompok lain muncul. Pertemuan itu pun berubah menjadi tawuran brutal yang memakan korban.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menjelaskan kronologi kejadiannya.
"Kejadian berawal saat sekelompok remaja berkumpul di pinggir jalan sambil membawa senjata tajam. Kemudian terjadi tawuran yang mengakibatkan satu orang menjadi korban pengeroyokan," ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Artikel Terkait
Gempa 3,8 SR Guncang Blitar, Pusatnya di Kedalaman 80 Kilometer
Banjir di Jakarta Mulai Surut, 114 RT Masih Terendam
Gelombang WNI Serbu KBRI Phnom Penh, Minta Pulang Usai Razia Scam Center
Jalan Seribu Lubang di Halaban Akhirnya Diperbaiki, Anggaran APBN Tembus Rp75 Miliar