Kapolda Banten Serukan Warga Gunakan 110, Waspadai Ancaman Narkoba dan Vape pada Remaja

- Jumat, 23 Januari 2026 | 16:50 WIB
Kapolda Banten Serukan Warga Gunakan 110, Waspadai Ancaman Narkoba dan Vape pada Remaja

Jumat siang itu, suasana di Masjid Jami Nurul Hasanah, Perumahan Puri Serang Hijau, terasa berbeda. Irjen Hengki, Kapolda Banten, hadir bukan hanya untuk salat Jumat keliling atau Jumling. Ia datang untuk benar-benar bertemu warga Cipocok Jaya, Kota Serang.

Ditemani Kapolresta Serang Kota Kombes Yudha Satria beserta sejumlah pejabat, Hengki langsung menyapa masyarakat. Dialog pun mengalir. Intinya satu: jangan ragu menghubungi polisi.

"Kalau ada gangguan keamanan di sekitar sini, langsung saja telepon 110," pesan Hengki pada warga. Menurutnya, layanan call center itu harus jadi andalan. "Kami akan bergerak cepat," tegasnya.

Kehadiran Polri, di mata Hengki, punya peran ganda. Mereka tak cuma penegak hukum, tapi juga mitra warga. Sinergi ini, klaimnya, sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, bahkan hingga tingkat RT dan RW.

"Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Sinergi antara Polri dan warga menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif," ucap Hengki.

Namun begitu, tantangan keamanan sekarang makin kompleks. Hengki secara khusus menyoroti bahaya yang mengintai anak-anak. Peredaran narkoba seperti Tramadol dan Hexymer, plus maraknya penyalahgunaan vape di kalangan remaja, jadi perhatian serius.

Ia mengimbau orang tua untuk lebih waspada. "Periksa rutin ponsel anak-anak," sarannya. Tujuannya jelas: mencegah keterlibatan mereka dalam judi online, prostitusi daring, atau bahkan tawuran. Pengawasan dari keluarga dinilai sebagai benteng pertama.

Di sisi lain, Kombes Yudha menyatakan kesiapan jajarannya mendukung penuh arahan Kapolda. Komitmennya adalah menjaga keamanan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas," kata Yudha.

Kunjungan Jumat itu mungkin singkat. Tapi pesannya ingin mengakar: keamanan adalah urusan bersama, dan polisi siap mendengar laporan warga kapan saja.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar