Pabrik Tembakau Sintetis Rp 5 Miliar Digerebek di Kebon Jeruk

- Jumat, 23 Januari 2026 | 16:05 WIB
Pabrik Tembakau Sintetis Rp 5 Miliar Digerebek di Kebon Jeruk

Sebuah "pabrik" narkoba diam-diam beroperasi di sebuah rumah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akhirnya membongkar laboratorium gelap itu, yang ternyata memproduksi tembakau sintetis. Nilai potensial barang haram ini sungguh fantastis: sekitar Rp 5 miliar.

Semuanya berawal dari laporan warga. Mereka curiga dengan aktivitas tak wajar di sebuah rumah di Jalan Kedoya Raya Blok 72. Tim dari Subdit 1 Ditresnarkoba pun bergerak, melakukan penyelidikan mendalam di lokasi yang dicurigai.

Setelah memastikan informasinya akurat, penggerebekan pun dilancarkan. Waktunya dini hari, Kamis (22/1) sekitar pukul 02.45 WIB. Di tempat itu, polisi meringkus seorang pria berinisial V (25).

“Kami mengamankan satu orang tersangka inisial V dalam aktivitas home industry lab tembakau sintetis,” jelas AKP Daniel dari Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba, Jumat (23/1/2026).

Barang bukti yang disita cukup banyak. Ada bibit sintetis cair sebanyak 534 mililiter, lalu tembakau sintetis seberat 72,1 gram. Tak ketinggalan, 73 botol spray, 5 gelas takar berbagai ukuran, satu botol aseton, dan sebuah telepon genggam. Bahan-bahan sintetis yang belum jadi juga ikut diamankan.

Menurut Daniel, lab ilegal ini punya kapasitas produksi yang mengerikan. Mereka berpotensi memproduksi hingga 10.000 gram tembakau sintetis. Kalau dihitung-hitung, nilainya bisa mencapai Rp 5 miliar.


Halaman:

Komentar