“Bahwa pengusulan Tommy Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri,” kata Dasco dengan tegas.
Dasco, yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, menekankan bahwa proses pemilihan calon dilakukan secara kolektif dan kolegial. Jadi, meski Tommy adalah keponakan Prabowo, menurutnya tidak ada campur tangan presiden sama sekali.
Soal status keanggotaan partai, Dasco punya penjelasan. Dia menyebut Tommy Djiwandono sudah tak tercatat lagi dalam struktur kepengurusan Gerindra. Perubahan itu berlaku sejak Munas partai beberapa waktu yang lalu.
“Pak Tommy Djiwandono itu sudah tidak dalam struktur kepengurusan yang baru sejak kami Munas kemarin,” ujarnya, “jadi sebagai pengurus partai itu sudah tidak.”
Nah, dengan dua pernyataan ini, isu pencalonan Tommy Djiwandono tampaknya lebih ditekankan pada aspek prosedural dan netralitas. Para pejabat tadi seolah ingin memastikan publik bahwa semuanya berjalan sesuai koridor, tanpa ada kepentingan terselubung.
Artikel Terkait
Kekhawatiran ART Berujung Temuan Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah
Prabowo dan Macron Gelar Jamuan Pribadi di Élysée Usai WEF
Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen Dharmawangsa
Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Jakarta Selatan