Menurutnya, hasilnya sudah kelihatan. Mantan Sekretaris Kabinet itu bercerita, kondisi langit yang awalnya gelap gulita berubah jadi lebih cerah setelah pesawat OMC menjalankan tugasnya. “Tadi teman-teman datang ke sini kan gelap gulita. Karena modifikasi cuaca sekarang sudah diterbangkan, kita bisa lihat matahari,”
ujar Pramono, menggambarkan perubahan itu.
Di sisi lain, OMC bukan satu-satunya senjata Pemprov DKI menghadapi cuaca ekstrem ini. Ada kebijakan lain yang juga digulirkan untuk meredam dampaknya. Pramono mengizinkan pekerja untuk work from home (WFH) dan siswa untuk school from home (SFH). Kebijakan ini berlaku sampai 28 Januari.
“Kami lakukan ini untuk mengantisipasi curah hujan tinggi, banjir, dan juga kemacetan lalu lintas,”
ungkapnya. Rupanya, skenarionya disiapkan secara menyeluruh, meski langkah modifikasi cuaca tetap menjadi yang paling banyak disorot.
Artikel Terkait
Gizi Seimbang dari Piring Kita: Kemenkes Galakkan Pangan Lokal di HGN 2026
Keluarga dan Kader PDIP Hangati Megawati di Ulang Tahun ke-79
Depot Minyak Penza Ludes Dihantam Drone, Rusia Tuding Ukraina di Balik Serangan
Kapal Singapura Terbalik di Laut China Selatan, Dua Tewas di Tengah Ketegangan